Siap-siap! PPKM Mikro Diperketat 2 Minggu, Simak Ketentuannya
Senin, 21 Juni 2021 - 12:58 WIB
“Kemudian kegiatan sektor esensial, antara lain industri, pelayanan dasar, utilitas publik, obyek vital nasional. Kemudian tempat kebutuhan pokok masyarakat, itu mulai dari supermarket, apotek, ini juga berjalan dengan regulasi dan dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan prokes yang lebih ketat,” tuturnya.
Baca juga: Lonjakan Kasus Covid Bakal Membuat Saham-Saham Telko Bersinar
Selanjutnya kegiatan restoran, warung, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jalanan makan minum di tempat, paling banyak 25% dari kapasitas. Sementara sisanya dibawa pulang.
“Dan layanan pesan antar atau bawa pulang juga sesuai jam operasi restoran. Jadi, dibatasi sampai dengan pukul 8 malam. Dan kemudian protokol kesehatan diterapkan secara ketat,” ungkapnya.
Airlangga mengatakan untuk kegiatan di pusat perbelanjaan atau mal, pasar dan pusat perdagangan maksimal jam operasionalnya sampai dengan jam 20.00. “Dan pembatasan pengunjung paling banyak 25% dari kapasitas,” tuturnya. Lalu kegiatan konstruksi atau lokasi proyek dapat beroperasi dengan protokol kesehatan.
Dia mengatakan untuk kegiatan ibadah di daerah zona merah baik di masjid, mushola, gereja pura tempat ibadah lainnya ditiadakan sementara sampai dengan dinyatakan aman. “Nah zona lain tentu sesuai dengan peraturan Kementerian Agama dan protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya.
Untuk kegiatan di fasilitas umum seperti taman umum, tempat wisata dan area publik lainnya di daerah berzona merah ditutup sementara sampai dinyatakan aman. Kemudian zona lainnya diizinkan dibuka paling banyak 25% dengan pengaturan dari pemda, di mana harus dilaksanakan dengan beberapa protokol kesehatan yang lebih ketat.
Baca juga: Lonjakan Kasus Covid Bakal Membuat Saham-Saham Telko Bersinar
Selanjutnya kegiatan restoran, warung, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jalanan makan minum di tempat, paling banyak 25% dari kapasitas. Sementara sisanya dibawa pulang.
“Dan layanan pesan antar atau bawa pulang juga sesuai jam operasi restoran. Jadi, dibatasi sampai dengan pukul 8 malam. Dan kemudian protokol kesehatan diterapkan secara ketat,” ungkapnya.
Airlangga mengatakan untuk kegiatan di pusat perbelanjaan atau mal, pasar dan pusat perdagangan maksimal jam operasionalnya sampai dengan jam 20.00. “Dan pembatasan pengunjung paling banyak 25% dari kapasitas,” tuturnya. Lalu kegiatan konstruksi atau lokasi proyek dapat beroperasi dengan protokol kesehatan.
Dia mengatakan untuk kegiatan ibadah di daerah zona merah baik di masjid, mushola, gereja pura tempat ibadah lainnya ditiadakan sementara sampai dengan dinyatakan aman. “Nah zona lain tentu sesuai dengan peraturan Kementerian Agama dan protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya.
Untuk kegiatan di fasilitas umum seperti taman umum, tempat wisata dan area publik lainnya di daerah berzona merah ditutup sementara sampai dinyatakan aman. Kemudian zona lainnya diizinkan dibuka paling banyak 25% dengan pengaturan dari pemda, di mana harus dilaksanakan dengan beberapa protokol kesehatan yang lebih ketat.
Lihat Juga :