Kebijakan Insentif PPnBM Dorong Peningkatan Industri Pembiayaan
Senin, 21 Juni 2021 - 13:07 WIB
Foto/ilustrasi
JAKARTA - Di tengah pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19, bisnis multifinance di Indonesia menunjukkan tanda-tanda positif. Pemberian insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) menjadi salah satu faktor penopang industri pembiayaan atau multifinance.
Vice President Financial Institution Ratings PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), Danan Dito, mengatakan, animo masyarakat dalam pembelian kendaaraan bermotor yang mencapai 70% menjadi salah satu faktor pembantu industri multifinance. Capaian itu ditopang oleh kebijakan PPnBM.
Baca juga:Dikenal Jalur Angker, Ini Deretan Kecelakaan Maut di Tol Cipularang
“Dari sisi pendanaan, walaupun belum pulih 100%, namun sejak Maret hingga Mei 2021 sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang dilihat dari penjualan kendaraan bermotor,” ujarnya dalam Market Review di IDX Channel, Senin (21/6/2021).
Vice President Financial Institution Ratings PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), Danan Dito, mengatakan, animo masyarakat dalam pembelian kendaaraan bermotor yang mencapai 70% menjadi salah satu faktor pembantu industri multifinance. Capaian itu ditopang oleh kebijakan PPnBM.
Baca juga:Dikenal Jalur Angker, Ini Deretan Kecelakaan Maut di Tol Cipularang
“Dari sisi pendanaan, walaupun belum pulih 100%, namun sejak Maret hingga Mei 2021 sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang dilihat dari penjualan kendaraan bermotor,” ujarnya dalam Market Review di IDX Channel, Senin (21/6/2021).
Lihat Juga :