Mau Duduk Berdampingan? Garuda Indonesia Beri Diskon 25%

Senin, 21 Juni 2021 - 23:30 WIB
Irfan menambahkan, jika nantinya masyarakat akhirnya sudah bisa menerima bahwa duduk berdampingan itu tidak masalah, maka pihaknya akan memenuhi kapasitas penumpang tanpa social distancing. "Menaikan harga sesuatu yang tidak mungkin karena apa? harga kita sudah yang paling tinggi dan itu sudah ada tarif batas atasnya," kata dia.

Dia juga menjelaskan bahwa sejak awal Garuda Indonesia menolak konsep social distancing pada penerbangan. Sebab, menurutnya dengan adanya HEPA (High Efficiency Particulate Arrestance) System sebetulnya sudah sangat terjamin bahwa tidak akan ada penularan Covid-19 selama penerbangan.

"Riset sudah melakukan itu berulang kali dan penularan dengan adanya jarak itu boleh dikatakan tidak akan terjadi karena sistem HEPA yang ada. Problemnya kenapa pada waktu itu kita jalankan social distancing? karena memang ketidakpercayaan masyarakat untuk terbang itu sangat tinggi waktu itu sehingga kita jalankan social distancing," ucapnya.

Baca Juga: Indofarma Bikin Obat Terapi Covid, Segini Harganya

"Saya mau mengatakan bahwa ini bukan soal fakta tapi ini soal persepsi yang sedang kita bangun, dan memang ketika diperkenankan oleh kemenhub untuk duduk tidak berjarak kita menyaksikan pada saat itu bagaimana tuntutan atau permintaan dari para penumpang Garuda Indonesia untuk distancing," sambungnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!