Pertamina Lakukan Pelestarian Anggrek Terbesar di Asia

Selasa, 22 Juni 2021 - 14:48 WIB
Foto/IsraTriansyah/SINDOnews
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melakukan kolaborasi dengan Kebun Raya Bogor dan LIPI dalam menghadirkan bantuan inovasi kebun raya sebagai sarana konservasi dan edukasi. Bantuan ini diberikan Pertamina untuk merevitalisasi Taman Obat dan Ochidarium yang ada di Kebun Raya Bogor.

"Ini merupakan kesempatan luar biasa yang diberikan kepada Pertamina untuk bisa memberikan dampak, manfaat, dan nilai tambah bagi keberadaan Kebun Raya Bogor. Kami berkolaborasi bersama LIPI dan Kebun Raya Bogor untuk bisa melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL)," ujar Pjs Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman, di Jakarta, Selasa (22/6/2021).



Baca juga:Niat Sholat Tahajud dan Witir, Cara serta Waktunya

Selain revitalisasi, Pertamina memperkenalkan dan melestarikan tanaman yang terdiri dari 75 pohon kopi robusta dan arabica, 90 bunga anggrek, dan 20 pohon durian. Ketiga jenis tanaman ini berasal dari program Binaan Pertamina, seperti PGE Ulubelu, PGE Kamojang, Pertamina EP Asset 3, Pertamina MOR VI FT Tarakan, dan Pertamina MOR VI DPPU Syamsudin Noor. Pelestarian bunga anggrek di Kebun Raya Bogor ini menjadikannya yang terbesar di wilayah Asia.

Dalam membantu melestarikan tanaman langka, Pertamina juga mengembangbiakkan 150 tanaman langka di taman tematik Nepenthes yang menjadi salah satu wahana kunjungan baru di Kebun Raya Bogor. 150 tanaman itu terdiri dari 40 tanaman Mirabilis, 30 tanaman Reinwardtiana, 30 tanaman Gracilis, 20 tanaman Ampullaria, 13 tanaman Sumatrana, 10 tanaman Rafflesiana, dan 7 tanaman Chookeriana. Ketujuh jenis tanaman langka tersebut berasal dari Binaan Pertamina RU II Sei Pakning, MOR I DPPU Hang Nadim, dan MOR VI FT Tarakan.

"Revitalisasi pohon kopi, bunga anggrek, dan pohon durian, serta pelestarian ketujuh tanaman langka yang semuanya berasal dari hasil Binaan Pertamina ini harapannya dapat memberikan keindahan, kenyamanan, serta dapat berperan sebagai sarana edukasi bagi wisatawan di Kebun Raya Bogor," jelas Fajriyah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!