Jumlah Kurban Online Terus Meningkat, Tahun Lalu Naik 66%

Jum'at, 25 Juni 2021 - 11:07 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyatakan telah mengembangkan layanan kurban online ini sejak 2016 silam. Foto/Ist
JAKARTA - Jumlah pekurban yang menggunakan layanan digital untuk membeli hewan kurban dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Jika pada tahun 2019 terdapat peningkatan 118%, di tahun 2020 juga naik 66%, maka tahun ini diproyeksi terus bertambah seiring pandemi yang belum berakhir.

Salah satu lembaga yang mengelola kurban secara online, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyatakan telah mengembangkan layanan ini sejak 2016 silam. Pada awalnya layanan kurban online tersebut diberi nama Kurban Digital BAZNAS dan saat ini berganti nama menjadi Kurban Online BAZNAS.



Baca Juga : Dipilih-Dipilih, Hewan Kurban yang Dijual Secara Online



Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad mengatakan Kurban Online BAZNAS memberi kemudahan masyarakat dalam menunaikan kurbannya. Masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban dengan mudah dan nyaman tanpa harus keluar rumah. Hanya dengan menggunakan telepon genggam atau perangkat komputer, masyarakat sudah bisa berkurban dan menjalankan protokol kesehatan.

“Pada Kurban Online BAZNAS, hewan kurban dibeli langsung dari peternak binaan BAZNAS di desa, disembelih, dan didistribusikan di desa agar peternak semakin berdaya secara ekonomi dan mustahik dapat memenuhi kebutuhan gizi melalui daging kurban yang didistribusikan,” kata Noor Achmad dalam jumpa pers secara daring di YouTube BAZNAS TV, Jumat (25/6/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!