Ekonomi Belum Stabil, The Fed Diramal Naikkan Suku Bunga di 2023
Senin, 28 Juni 2021 - 16:52 WIB
Secara keseluruhan, Pefindo memandang kebijakan The Fed menaikkan suku bunga didasari kondisi ekonomi AS yang belum stabil di tengah pandemi Covid-19, ditambah jumlah tenaga kerja yang tidak seperti sebelum pandemi.
Baca juga: Ketika Singapura Akan Memperlakukan COVID-19 seperti Flu Biasa
Sebelumnya, The Fed telah mengonfrimasi kenaikan inflasi hanya bersifat sementara. Menurut Fikri, hal ini lebih kepada bagaimana The Fed menenangkan pasar supaya tidak terjadi taper tantrum sebagaimana di 2013. Sebab, waktu itu kondisi pasar sudah tidak stabil.
“Masalahnya sekarang adalah ekonomi belum pulih seperti sebelum pandemi Covid-19 sehingga jika suku bunga dinaikkan saat ini tentunya memberatkan pemulihan ekonomi. Tak ayal jika nanti masa pemulihan ekonomi akan lebih panjang,” pungkasnya.
Baca juga: Ketika Singapura Akan Memperlakukan COVID-19 seperti Flu Biasa
Sebelumnya, The Fed telah mengonfrimasi kenaikan inflasi hanya bersifat sementara. Menurut Fikri, hal ini lebih kepada bagaimana The Fed menenangkan pasar supaya tidak terjadi taper tantrum sebagaimana di 2013. Sebab, waktu itu kondisi pasar sudah tidak stabil.
“Masalahnya sekarang adalah ekonomi belum pulih seperti sebelum pandemi Covid-19 sehingga jika suku bunga dinaikkan saat ini tentunya memberatkan pemulihan ekonomi. Tak ayal jika nanti masa pemulihan ekonomi akan lebih panjang,” pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :