Erick Sebut Perusahaan BUMN Akan Temukan Vaksin Covid-19 Tahun 2021

Selasa, 26 Mei 2020 - 21:19 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan perusahaan BUMN bekerjasama dengan lembaga lainnya sedang mengkaji vaksin virus corona (Covid-19). Erick menyebut kemungkinan, vaksin ini akan diproduksi secara massal pada tahun 2021 mendatang.

Harapan Erick ini berdasarkan observasi dan pengkajian terhadap vaksin yang telah dilakukan beberapa bulan lalu, dengan melibatkan beberapa pihak.



"Kami bekerjasama dengan pihak Kementerian Kesehatan, BPPT dan lembaga lain untuk mengkaji vaksin. Tapi jangan langsung ditekan dulu. Kemungkinan kalau menemukan vaksin corona, itu mungkin pada kuartal I hingga kuartal IV 2021," terang Erick di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Dia melanjutkan pengkajian vaksin corona ini termasuk salah satu dari tiga langkah penanganan yang dilakukan BUMN. Pola pendekatan yang dilakukan perusahaan pemerintah dilakukan lewat 3T, yaitu Test, Trace dan Treat.

"Pengkajian vaksin corona ini termasuk ke dalam salah satu dari 3 langkah penanganan corona yang dilakukan BUMN melalui pendekatan 3T, yaitu Test, Trace dan Treat," katanya.

Dia menambahkan tahap Trace (lacak), BUMN Telekomunikasi telah mengembangkan aplikasi Peduli Lindungi untuk melacak historis dan pergerakan serta pembatasan isolasi. Baca: Terdampak Covid-19, Erick Ingin Rampingkan Klaster BUMN
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!