Tangkal Pandemi, Kementan Perkuat Pelatihan Pertanian via Daring
Kamis, 01 Juli 2021 - 21:21 WIB
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menambahkan bahwa sektor pertanian tetap kompetitif dan bertahan di masa pandemi Covid-19. Dalam kondisi yang serba melambat karena pandemi, sektor pertanian mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Kontribusinya juga sangat besar.
(Baca juga:Mau Potong Kurban di Saat Pandemi? Nih Aturan dari Kementan)
“Pertanian Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk maju. Dukungan SDM-nya bagus untuk mencapai target produktivitas, karena ada tiga pilar yang mendukung BPPSDMP Kementan yakni penyuluhan, pendidikan, dan pelatihan,” kata Dedi Nursyamsi.
Agenda pokok kegiatan meliputi Penyusunan Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Bidang Penyuluhan; Persiapan Sertifikasi bagi tenaga honor penyuluhan (THL TBPP) yang belum lulus uji Aparatur Sipil Negara - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN-P3K); Sosialisasi Peningkatan Inovasi dan Layanan Pelatihan Pertanian; hingga Koordinasi Internal Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (READSI).
(Baca juga:Dorong Ekspor, Kementan Genjot Produksi Pala)
(Baca juga:Mau Potong Kurban di Saat Pandemi? Nih Aturan dari Kementan)
“Pertanian Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk maju. Dukungan SDM-nya bagus untuk mencapai target produktivitas, karena ada tiga pilar yang mendukung BPPSDMP Kementan yakni penyuluhan, pendidikan, dan pelatihan,” kata Dedi Nursyamsi.
Agenda pokok kegiatan meliputi Penyusunan Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Bidang Penyuluhan; Persiapan Sertifikasi bagi tenaga honor penyuluhan (THL TBPP) yang belum lulus uji Aparatur Sipil Negara - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN-P3K); Sosialisasi Peningkatan Inovasi dan Layanan Pelatihan Pertanian; hingga Koordinasi Internal Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (READSI).
(Baca juga:Dorong Ekspor, Kementan Genjot Produksi Pala)
Lihat Juga :