Dorong Ekspor, Kementan Genjot Produksi Pala

Selasa, 22 Juni 2021 - 18:52 WIB
loading...
Dorong Ekspor, Kementan...
Ilustrasi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya untuk meningkatkan produksi Pala guna mendorong ekspor ke luar negeri . Melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan perluasan pala 1.450 hektar (Ha), dan rehabilitas 650 Ha. Pala menjadi target peningkatan produksi untuk rempah.

Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Ditjen Perkebunan, Kementan, Hendratmo Bagus Hudoro mengatakan, pala merupakan salah satu komoditas rempah yang mendapat alokasi pengembangan yang paling besar pada 2021. "Targetnya untuk meningkatkan produksi dan ekspor tiga kali lipat," ujar Hendratmo di Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Baca Juga: Utang Segunung, Jadi Alasan Jokowi Nggak Berani Lockdown?

Bagus menyebutkan, pada tahun 2021, produksi pala ditargetkan sebesar 42.900 ton. Target tersebut tersebut sudah masuk ke prioritas nasional sehingga diharapkan ekspor meningkat. Berdasarkan data statistik Ditjen Perkebunan pada tahun 2018, luas areal tanaman pala di Indonesia 202.325 Ha dengan produksi 36.242 ton/tahun. Sedangkan ekspor pala pada 2018 mencapai 20.202 ton.

Baca Juga: Duh Gawat! Varian Delta Bisa Picu Gelombang 2 Covid-19 di Indonesia

Pala termasuk dalam program Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah dan Daya Saing Perkebunan (Grasida) Kementan. Diharapkan produksi Pala dapat meningkat sebesar 35% dengan nilai ekspor mencapai 300%. Nilai ekspor pala ditargetkan meningkat sebesar USD1.124 USD pada 2024 dari USD112 pada 2019.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rekomendasi
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved