Rosan, Arsjad dan Anin Puas dengan Hasil Munas KADIN
Kamis, 01 Juli 2021 - 21:52 WIB
“Jadi mudah-mudahan ini bisa sedikit banyak menjadi jawaban atas arahan pemerintah untuk memastikan bahwa Munas tidak gaduh. Teduh, harmonis tapi juga tentunya mengutamakan kebersamaan,” ujar Anindya Bakrie.
Dalam kesempatan yang sama, Arsjad Rasjid mengatakan munas telah berjalan dengan baik, sesuai dengan kultur dan nilai-nilai Indonesia yakni gotong royong dan selalu bersatu.
(Baca juga:Buka Munas, Ketum Kadin Ungkap Dukungan untuk UMKM dan Vaksinasi)
“Ini adalah suatu proses yang baik bagi KADIN Indonesia, dan mudah-mudahan dilihat oleh organisasi lainnya. Bahwa sebetulnya selain voting ada cara lain, yaitu dengan musyawarah mufakat. Alhamdulillah pada hari ini saya dan Pak Anin bersama-sama,” ujar Arsjad Rasjid.
Ia mengingatkan, bahwa ke depannya yang terpenting adalah KADIN yang inklusif dan kolaboratif. Arsjad Rasjid meminta semua pihak, untuk tidak lagi melihat proses kontestasi pemilihan calon ketua umum KADIN Indonesia, karena proses tersebut sudah selesai.
(Baca juga:Elite Dinilai Perlu Mencontoh Pemilihan Ketum Kadin lewat Musyawarah Mufakat)
“Yang paling penting sebenarnya adalah lihat bagaimana KADIN Indonesia ke depan. Kita tidak perlu lihat apa yang di belakang, tapi apa yang di depan. Kita belajar apa yang di belakang supaya bisa lebih baik ke depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Arsjad Rasjid mengatakan munas telah berjalan dengan baik, sesuai dengan kultur dan nilai-nilai Indonesia yakni gotong royong dan selalu bersatu.
(Baca juga:Buka Munas, Ketum Kadin Ungkap Dukungan untuk UMKM dan Vaksinasi)
“Ini adalah suatu proses yang baik bagi KADIN Indonesia, dan mudah-mudahan dilihat oleh organisasi lainnya. Bahwa sebetulnya selain voting ada cara lain, yaitu dengan musyawarah mufakat. Alhamdulillah pada hari ini saya dan Pak Anin bersama-sama,” ujar Arsjad Rasjid.
Ia mengingatkan, bahwa ke depannya yang terpenting adalah KADIN yang inklusif dan kolaboratif. Arsjad Rasjid meminta semua pihak, untuk tidak lagi melihat proses kontestasi pemilihan calon ketua umum KADIN Indonesia, karena proses tersebut sudah selesai.
(Baca juga:Elite Dinilai Perlu Mencontoh Pemilihan Ketum Kadin lewat Musyawarah Mufakat)
“Yang paling penting sebenarnya adalah lihat bagaimana KADIN Indonesia ke depan. Kita tidak perlu lihat apa yang di belakang, tapi apa yang di depan. Kita belajar apa yang di belakang supaya bisa lebih baik ke depan,” ujarnya.
Lihat Juga :