Kalah Dari Negara Non Muslim, Wapres Ungkap Upaya Dorong Ekonomi Syariah RI

Minggu, 04 Juli 2021 - 19:39 WIB
Dia mengatakan pemerintah berkeinginan mempercepat peran dan kontribusi ekonomi dan keuangan syariah di dalam perekonomian nasional melalui empat fokus.

Diantaranya pengembangan industri produk halal, pengembangan industri keuangan syariah, pengembangan dana sosial syariah, dan pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah. “Melalui empat fokus ini diharapkan ekonomi dan keuangan syariah akan semakin maju,” ucapnya.

Lebih lanjut Maruf menyebutkan bahwa pemerintah dalam satu tahun ini telah melakukan beberapalangkah nyata untuk membangkitkan ekonomi dan keuangan syariah. Salah satunya pengembangan aspek kelembagaan dengan memperluas lingkup kerja KNKS menjadi KNEKS.

Kemudian dengan menggabungkan tiga bank Syariah milik pemerintah (BUMN), yakni Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank BNI Syariah (BNIS), dan Bank BRI Syariah (BRIS) menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Melalui penggabungan ini, diharapkan menjadi lokomotif sektor keuangan syariah di tanah air.

Lalu pada bidang pembiayaan, berbagai instrumen keuangan syariah juga telah diupayakan oleh pemerintah. Salah satunya adalah peluncuran surat berharga syariah atau sukuk, pengembangan filantropi Islam melalui Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS), dan hadirnya sejumlah aplikasi serta kanal-kanal keuangan syariah secara digital di marketplace.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!