Pemerintah Berikan Subsidi untuk Gabah Petani yang Harganya Jatuh 

Senin, 05 Juli 2021 - 16:14 WIB
Sementara itu Kepala Pusat Distribusi dan Akses Pangan BKP Kementan Risfaheri menyerahkan secara langsung kepada 31 orang petani dari 4 kelompok tani (poktan) di Lampung Utara yang menjual gabah sebanyak 32,88 ton GKP, dan 3 poktan di Lampung Timur dari luas panen 35 ha atau sekitar 140 ton GKP.

“Kami atas nama Kementan ikut prihatin dengan kondisi yang dialami petani Lampung Utara dan Lampung Selatan. Ada bantuan subsidi harga jual untuk mengurangi kerugian para petani, dan tentunya untuk memberikan semangat tetap berproduksi pada musim tanam berikutnya,” ungkap Risfaheri dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/7/2021).

(Baca juga:Pemerintah Akan Impor Beras di Tengah Anjloknya Harga Gabah, Ini Sikap Gubernur Jateng)

Dalam kesempatan ini, Ketua Kelompok Tani Mandiri Surjoyo di Desa Bandar Sakti Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara mengapresiasi bantuan Kementan tersebut. “Kami dan seluruh anggota Poktan Mandiri mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian Kementan. Bantuan ini sangat mambantu kami untuk tambahan modal tanam berikutnya,” ujar Surjoyo.

Hal yang sama dirasakan para petani di Desa Mekar Jaya, yang akan panen sekitar 35 ha merasakan kepedulian Kementan dengan adanya bantuan subsidi harga jual. “Terima kasih atas kunjungan tim Kementan, serta bantuan subsidi harga jual gabah yang akan diberikan. Kami akan mendata luas panen dan penjualan para anggota kami, dan segera melaporkan ke tim. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para petani untuk usaha tani,” terang Gede Jasri, Ketua Poktan Suka Makmur Desa Mekar Jaya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!