Harga Minyak Dunia Jatuh Dibayangi Ketegangan Hubungan AS-China
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:59 WIB
Di Amerika Serikat, beberapa negara bagian yang membuka kembali aktivitas bisnis setelah lockdowns memunculkan optimisme tentang permintaanbahan bakar akan segera pulih. Tetapi pemulihan tersebut dinilai rapuh, dimana analis mengatakan permintaan baru akan memuncak di awal musim.
"Perkiraan awal menyatakan permintaan bensin turun sebanyak 30% dari tahun lalu karena kebnayakan akan tinggal tetap di rumah," kata riset ANZ dalam sebuah catatan.
Ketika pemulihan permintaan diragukan bisa cepat pulih, ada tanda-tanda bahwa persediaan atuh. Inventori minyak mentah AS diperkirakan telah jatuh untuk minggu ketiga pekan lalu.
Harga minyak juga di bawah tekan setelah penasihat ekonomi Presiden AS Donald Trump yaitu Larry Kudlow, mengatakan China sedang membuat "kesalahan besar" dengan undang-undang Keamanan Nasional di Hong Kong.
"Perkiraan awal menyatakan permintaan bensin turun sebanyak 30% dari tahun lalu karena kebnayakan akan tinggal tetap di rumah," kata riset ANZ dalam sebuah catatan.
Ketika pemulihan permintaan diragukan bisa cepat pulih, ada tanda-tanda bahwa persediaan atuh. Inventori minyak mentah AS diperkirakan telah jatuh untuk minggu ketiga pekan lalu.
Harga minyak juga di bawah tekan setelah penasihat ekonomi Presiden AS Donald Trump yaitu Larry Kudlow, mengatakan China sedang membuat "kesalahan besar" dengan undang-undang Keamanan Nasional di Hong Kong.
(akr)
Lihat Juga :