Melonjak 148%! MNC Vision Networks Cetak Laba Bersih Rp101,3 Miliar
Jum'at, 09 Juli 2021 - 09:01 WIB
PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) di kuartal I/2021 mencetak laba bersih sebesar Rp101,3 miliar. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV atau Perseroan) telah mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 148% YoY pada Q1-2021 atau sebesar Rp101,3 miliar dibandingkan Rp40,8 miliar pada tahun sebelumnya. Margin laba bersih juga mengalami peningkatan menjadi 10% dibandingkan dengan 5% pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
Pendapatan Konsolidasi
IPTV membukukan pendapatan konsolidasi Perseroan sebesar Rp1.032 miliar pada Q1-2021. Jumlah pendapatan ini mengalami peningkatan sebesar 23% YoY dibandingkan pada tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp842 miliar.
Pendapatan dari Layanan Satelit
Pendapatan layanan satelit yang meliputi dua unit DTH Perseroan, yaitu MNC Vision (pasca bayar) dan K-Vision (prabayar), mengalami peningkatan sebesar 3% YoY di Q1-2021 menjadi Rp668,9 miliar dibandingkan Rp651,5 miliar miliar pada Q1-2020. Peningkatan pendapatan layanan satelit disebabkan oleh menguatnya akuisisi pelanggan K-Vision di sepanjang tahun mencapai hingga 1,3 juta pelanggan baru, serta didukung oleh keberhasilan dalam penjualan voucher isi ulang sebesar Rp49,6
miliar pada Q1-2021.
Baca Juga: Kolaborasi dengan Malacca Straits, Anak Usaha MNC Vision Izin ke SEC
Pendapatan dari Layanan Digital, IPTV dan Broadband
Pendapatan Perseroan yang berasal dari segmen layanan digital, IPTV, dan broadband mengalami pertumbuhan yang signifikan menjadi Rp327,2 miliar pada Q1-2021 dibandingkan sebelumnya yaitu Rp160,2 miliar atau mewakili 104% YoY dari pencapaian Q1-2020.
Pandemi Covid-19 telah mengubah perilaku masyarakat, yang terjadi karena pembatasan sosial yang diterapkan kepada masyarakat. Hal ini menyebabkan permintaan akan layanan hiburan dan broadband berkualitas semakin meningkat, yang tercermin dari kinerja MNC Play (broadband dan IPTV) dan Vision+ (OTT Video Service).
Pendapatan Konsolidasi
IPTV membukukan pendapatan konsolidasi Perseroan sebesar Rp1.032 miliar pada Q1-2021. Jumlah pendapatan ini mengalami peningkatan sebesar 23% YoY dibandingkan pada tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp842 miliar.
Pendapatan dari Layanan Satelit
Pendapatan layanan satelit yang meliputi dua unit DTH Perseroan, yaitu MNC Vision (pasca bayar) dan K-Vision (prabayar), mengalami peningkatan sebesar 3% YoY di Q1-2021 menjadi Rp668,9 miliar dibandingkan Rp651,5 miliar miliar pada Q1-2020. Peningkatan pendapatan layanan satelit disebabkan oleh menguatnya akuisisi pelanggan K-Vision di sepanjang tahun mencapai hingga 1,3 juta pelanggan baru, serta didukung oleh keberhasilan dalam penjualan voucher isi ulang sebesar Rp49,6
miliar pada Q1-2021.
Baca Juga: Kolaborasi dengan Malacca Straits, Anak Usaha MNC Vision Izin ke SEC
Pendapatan dari Layanan Digital, IPTV dan Broadband
Pendapatan Perseroan yang berasal dari segmen layanan digital, IPTV, dan broadband mengalami pertumbuhan yang signifikan menjadi Rp327,2 miliar pada Q1-2021 dibandingkan sebelumnya yaitu Rp160,2 miliar atau mewakili 104% YoY dari pencapaian Q1-2020.
Pandemi Covid-19 telah mengubah perilaku masyarakat, yang terjadi karena pembatasan sosial yang diterapkan kepada masyarakat. Hal ini menyebabkan permintaan akan layanan hiburan dan broadband berkualitas semakin meningkat, yang tercermin dari kinerja MNC Play (broadband dan IPTV) dan Vision+ (OTT Video Service).
Lihat Juga :