Syahrul Yasin Limpo Minta Beli Jagung ke Petani Sesuai HPP

Senin, 20 April 2020 - 19:58 WIB
Hal ini, menurut Iksan terjadi karena petani terjebak dalam praktek ijon. Selain itu, kadar air jagung yang diinginkan para pengepul adalah 7%, sementara petani tidak melakukan perlakuan paska panen sehingga hasil panen langsung dijual dengan kadar air mencapai 30%.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian SYL memberikan saran untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian.

"Ada KUR pertanian sebesar Rp50 triliun. Manfaatkan itu. Kalau ada ijon atau tengkulak, saya minta Dinas Pertanian koordinasi dengan Dirjen PSP, gulirkan KUR di sini," ujar SYL.

Kehadiran KUR, menurut SYL adalah salah satu upaya negara untuk memastikan kesejahteraan bagi para petani di seluruh Indonesia dan membangun pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

"Jangan lewat perantara, untungnya jauh lebih banyak dari petani. Tidak ada itu ongkos menginjak rem, ingat itu. Jangan beli jagung dari petani Rp1.700, sesuai HPP-lah. Harga beli itu Rp3.150. Jangan beli dibawah Harga Pokok Penjualan," tukasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!