Vaksin Berbayar di Kimia Farma Beda dengan Program Pemerintah

Minggu, 11 Juli 2021 - 19:30 WIB
Kimia Farma sebagai anggota Holding BUMN Farmasi baru saja ditunjuk pemerintah untuk menggelar vaksinasi gotong royong bagi masyarakat secara individu. Meski begitu, vaksin yang diberikan tidak secara gratis, alias berbayar.

Baca juga:Dubes AS: Pengiriman Vaksin Bentuk Komitmen Kami Bantu Lindungi Warga Indonesia

Bambang menyebut, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021, harga vaksin per dosis sebesar Rp321.660, harga layanan Rp117.910. Dengan begitu, total harga satu dosis vaksin yang disuntik sebesar Rp439.570

"Untuk satu orang butuh dua dosis vaksin, (berarti) 2 x Rp439.570 = Rp879.140 (total dua dosis)," tutur dia.

Pelaksanaan vaksinasi individu pun dilakukan oleh cucu usaha Kimia Farma, yaitu PT Kimia Farma Diagnostika (KFD). KFD sendiri mengelola 422 klinik dan 73 laboratorium di seluruh wilayah Indonesia serta memiliki tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!