Vaksinasi Berbayar Sudah Dibatalkan, Ini Langkah Erick Thohir

Senin, 19 Juli 2021 - 20:10 WIB
Mantan Bos Inter Milan itu mengungkap, percepatan vaksinasi nasional tetap menjadi prioritas pemerintah. Melalui holding BUMN farmasi, pemerintah menggandeng sejumlah pihak untuk mengakselerasi pemulihan akibat masifnya penyebaran Covid-19.

"Jadi yang saya tekankan, tidak mungkin dengan pembangunan ekosistem sama-sama ini, BUMN berdiri sebagai menara gading. Tak mungkin, apalagi dengan vaksinasi gotong royong. Kita melibatkan banyak pihak swasta untuk bagian dari penyuntikan supaya hal ini bisa lebih cepat," kata dia.

Baca juga:Warna-warni Kain Kiswah Kakbah Sepanjang Sejarah

Senada, PT Bio Farma (Persero), selaku holding BUMN farmasi menyatakan, vaksinasi gotong royong individu merupakan bentuk penugasan. Jika terdapat pembatalan, maka manajemen mengikuti semua arahan pemerintah.

"Program vaksinasi gotong royong individu yg kemarin adalah merupakan bentuk penugasan. Terkait pembatalan, kami tentu akan mengikuti semua arahan pemerintah tersebut dan siap dengan penugasan yang baru dari pemerintah," ujar Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto, saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!