Aturan Baru TJSL Arahkan BUMN Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 15 Juli 2021 - 18:02 WIB
Selanjutnya, VP CSR PLN Agus Yuswanta mengatakan, pihaknya telah membuat struktur manajemen CSR untuk merespons terbitnya Permen BUMN tentang TJSL tersebut. Untuk merencanakan program, kata dia, PLN terlebih dulu harus mengetahui isu-isu yang berkembang. "Lalu memetakan stakeholder siapa saja yang terlibat, kemudian mengintegrasikannya dalam SDGs," ujarnya.

Baca Juga: PLN Kembangkan 104 Desa Wisata Melalui Program TJSL

Agus mengatakan, di PLN ada tiga program unggulan, yakni PLN Pintar, Power, dan Green. Dia mencontohkan, di sisi pembangkit, PLN mendorong PLTU yang menghasilkan fly ash bottom ash (FABA) untuk dimanfaatkan masyarakat membuat batako. Kemudian Tempat Olah Sampah (TOS) yang mengubah sampah menjadi pellet dan gas yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk pembangkit.

Sementara, Vice President CSR and SMEPP Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan, di sektor energi, Pertamina melihat Permen BUMN TJSL dari sisi mitigasi dan share value sustainability. Pertamina, sambung dia, melihat Kementerian BUMN membuat kluster TJSL sesuai industrinya.

"Jadi kita melihat bagaimana yang relevan dengan industri kita. Jadi harus fokus sesuai kompetensi inti. Contohnya, di Kalimantan kami bertemu dengan dinas LHK lalu diarahkan untuk memanfaatkan sampah yang bisa menghasilkan gas metana," tuturnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!