Menteri BUMN Ajak Indra Rudiansyah Kembangkan Vaksin di Indonesia
Jum'at, 23 Juli 2021 - 15:23 WIB
"Mudah-mudahan ketika balik bisa bantu nih Indonesia, kenapa? Ya tadi, yang Indra bilang, bahwa vaksin ini penting tidak hanya yang namanya Covid-19, tapi yang basic-nya aja dulu, apakah yang namanya malaria, TBC yang memang salah satu tertinggi kita di dunia," kata Erick saat melakukan live Instagram bersama Indra, Jumat (23/7/2021).
Menurut Erick, uaya transformasi BUMN tidak saja dilakukan pada aspek bisnis model, namun pada aspek sistem atau sumber daya yang dimiliki perusahaan. Khusus Bio Farma dan anggota Holding BUMN Farmasi, pemegang saham menginginkan adanya pembaharuan sistem baru dalam meningkatkan kapasitas produksi vaksin.
Baca juga: Sinovac: Vaksin Kami Efektif Melawan COVID-19 Varian Delta
Meskipun Bio Farma sudah melakukan distribusi vaksin ke sejumlah negara, untuk kasus vaksin Covid-19 perseroan pelat merah itu harus memperbaharui sistem produksi yang baru.
"Kita sendiri (sistem) itu kurang, kalau kita boleh ngomong jujur kan. Karena itu juga dan karena ada Covid-19 ini mau tidak mau dengan transformasi yang kita minta di BUMN, Bio Farma pun kemarin bertransformasi," tuturnya.
Menurut Erick, uaya transformasi BUMN tidak saja dilakukan pada aspek bisnis model, namun pada aspek sistem atau sumber daya yang dimiliki perusahaan. Khusus Bio Farma dan anggota Holding BUMN Farmasi, pemegang saham menginginkan adanya pembaharuan sistem baru dalam meningkatkan kapasitas produksi vaksin.
Baca juga: Sinovac: Vaksin Kami Efektif Melawan COVID-19 Varian Delta
Meskipun Bio Farma sudah melakukan distribusi vaksin ke sejumlah negara, untuk kasus vaksin Covid-19 perseroan pelat merah itu harus memperbaharui sistem produksi yang baru.
"Kita sendiri (sistem) itu kurang, kalau kita boleh ngomong jujur kan. Karena itu juga dan karena ada Covid-19 ini mau tidak mau dengan transformasi yang kita minta di BUMN, Bio Farma pun kemarin bertransformasi," tuturnya.
(ind)
Lihat Juga :