Aplikasi Kasir Online KAWN POS Siap Dampingi Bisnis F&B dengan Pendekatan Big Data
Minggu, 25 Juli 2021 - 20:43 WIB
Aplikasi kasir online KAWN diklaim selalu mengedepankan penggunaan big data sebagai rujukan informasi dalam proses pengembangan aplikasi ataupun fitur-fitur terkini.
(Baca juga:Hadapi Industri 4.0, Teknologi NZTE Siap Dukung Perusahaan Sektor Makanan dan Minuman)
“Kami (KAWN POS) selalu menggunakan pendekatan big data sebagai rujukan dalam proses pengembangan aplikasi, tentunya dengan pendekatan ini besar harapan kami hasil dari pengembangan, baik dari segi aplikasi maupun fitur dapat menjadi solusi terbaik dari masalah yang timbul di kegiatan bisnis sehari-hari,” ujar Direktur KAWN POS, Yoas dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/7).
Menurut Yoas, bentuk pendekatan big data yang digunakan aplikasi kasir online KAWN dalam pengembangan aplikasi maupun fitur adalah ketika proses pengambilan keputusan mengenai fitur apa yang perlu untuk dikembangkan ditentukan berdasarkan data trafik pengguna aplikasi. “Sebagai contoh salah satu fitur yang cukup banyak diminati oleh pengguna adalah fitur manajemen stok atau inventori,” katanya.
(Baca juga:Industri Makanan dan Minuman 'Dimasak' Menuju Transformasi Digital)
(Baca juga:Hadapi Industri 4.0, Teknologi NZTE Siap Dukung Perusahaan Sektor Makanan dan Minuman)
“Kami (KAWN POS) selalu menggunakan pendekatan big data sebagai rujukan dalam proses pengembangan aplikasi, tentunya dengan pendekatan ini besar harapan kami hasil dari pengembangan, baik dari segi aplikasi maupun fitur dapat menjadi solusi terbaik dari masalah yang timbul di kegiatan bisnis sehari-hari,” ujar Direktur KAWN POS, Yoas dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/7).
Menurut Yoas, bentuk pendekatan big data yang digunakan aplikasi kasir online KAWN dalam pengembangan aplikasi maupun fitur adalah ketika proses pengambilan keputusan mengenai fitur apa yang perlu untuk dikembangkan ditentukan berdasarkan data trafik pengguna aplikasi. “Sebagai contoh salah satu fitur yang cukup banyak diminati oleh pengguna adalah fitur manajemen stok atau inventori,” katanya.
(Baca juga:Industri Makanan dan Minuman 'Dimasak' Menuju Transformasi Digital)
Lihat Juga :