Saham Emiten Perhotelan dan Pariwisata Limbung Dihantam Pandemi

Selasa, 03 Agustus 2021 - 19:27 WIB
Harga saham emiten yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini dalam tiga bulan terakhir turun 11,43 persen dan dalam satu tahun terakhir turun 6,42 persen.

Unit rekreasi Taman Impian Jaya Ancol yang berada di bawah pengelolaan PJAA juga harus kembali ditutup sementara waktu sejak Kamis (24/6/2021) akibat dari penerapan PPKM Darurat di Ibukota.

Kemudian, saham PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) mengalami penurunan ke level Rp420 per saham pada penutupan perdagangan hari ini. Frekuensi perdagangan JIHD mencapai 19 kali dengan 56.000 lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp24,03 juta. Price Earning Ratio (PER) -36,45 dengan market cap sebesar Rp978,20 miliar. Harga saham emiten pemilik Hotel Borobudur Jakarta ini dalam tiga bulan terakhir turun 4,98 persen dan dalam satu tahun terakhir turun 29,41 persen.

Lalu, saham PT Hotel Sahid Jaya Tbk (SHID) mengalami penurunan ke level Rp1295 per saham pada penutupan perdagangan hari ini. Frekuensi perdagangan SHID mencapai 72 kali dengan 18.100 lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp24 juta. Price Earning Ratio (PER) -41,62 dengan market cap sebesar Rp1,45 triliun.

Baca juga: Hotel Dinilai Lebih Layak untuk Pasien Covid-19 Dibanding Isolasi Apung
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!