Kuartal I 2020, Laba Bersih BNI Syariah Capai Rp214 Miliar
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:08 WIB
Kemudian, pembiayaan naik 9,8% dari Rp29,44 triliun pada kuartal I 2020 menjadi Rp32,33 triliun pada kuartal I 2020. Firman mengatakan komposisi pembiayaan konsumtif sebesar 48,6% dan sisanya adalah produktif.
"Pembiayaan produktif lebih tinggi daripada konsumtif," katanya. Baca: Perry Optimis Rupiah Mampu Menguat ke Tingkat Fundamental
Namun, rasio pembiayaan bermasalah (non performance financing/NPF) BNI Syariah merangkak naik dari 2,9% pada kuartal I 2019 menjadi 3,3% pada kuartal I 2020. Pihaknya menyebut kenaikan angka NPF didorong oleh kesulitan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.
"Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengelola. Setidaknya saat Covid-19, di bawah 4%. Syukur-syukur bisa di bawah 3,5%," pungkasnya.
"Pembiayaan produktif lebih tinggi daripada konsumtif," katanya. Baca: Perry Optimis Rupiah Mampu Menguat ke Tingkat Fundamental
Namun, rasio pembiayaan bermasalah (non performance financing/NPF) BNI Syariah merangkak naik dari 2,9% pada kuartal I 2019 menjadi 3,3% pada kuartal I 2020. Pihaknya menyebut kenaikan angka NPF didorong oleh kesulitan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.
"Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengelola. Setidaknya saat Covid-19, di bawah 4%. Syukur-syukur bisa di bawah 3,5%," pungkasnya.
(bon)
Lihat Juga :