UMKM Jadi Salah Satu Penggerak Pemulihan Ekonomi Nasional

Minggu, 08 Agustus 2021 - 17:24 WIB
Ketua Dekranasda Jawa Tengah Siti Atikoh mengatakan, program yang berlangsung selama enam bulan itu bertujuan untuk melakukan riset dan mendokumentasikan batik modifikasi Lasem dengan melibatkan pemerintahd aerah, budayawan dan komunitas batik sampai terwujud buku dokumentasi yang akan didistribusikan ke perpustakaan nasional dan daerah serta dalam bentuk digital yang mudah diakses.

(Baca Juga : Menaker Ida Yakin Industri Kreatif Mampu Hadapi Tantangan Pandemi Covid-19 )

Industri batik yang didominasi oleh UMKM, berhasil menghadapi tantangan pandemi. Data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebutkan, nilai ekspor batik pada periode Januari- Juli 2020 saat puncak pandemi menembus USD 21,54 juta, naik 19,73% dibanding periode sama tahun 2019 yang hanya USD 17,99 juta.

Saat ini, pasar utama eskpor batik adalah Jepang, Amerika Serikat (AS), dan Eropa. Industri batik di dalam negeri telah mencapai 47 ribu usaha, yang tersebar di 101 sentra, dan mempekerjakan lebih dari 200.000 orang.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!