Pilih Ngontrak atau Nyicil Beli Rumah? Simak Saran dari Ahli
Selasa, 10 Agustus 2021 - 11:40 WIB
Ilustrasi perumahan. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
JAKARTA - Memiliki rumah pribadi adalah impian semua orang, terutama bagi yang telah berkeluarga. Namun, banyak yang tidak dapat mewujudkan impian tersebut seiring harga rumah yang kian melambung.
Walau ada rumah dengan harga terjangkau, umumnya lokasinya juga tidak begitu strategis. Oleh karena itu, beberapa orang memilih untuk mengontrak atau menyewa rumah. Sementara, ada juga yang memilih untuk menyicil beli rumah.
Perencana Keuangan dan CEO Zap Finance, Prita Hapsari Ghozie mengatakan, ada tiga kondisi yang menyebabkan seseorang menunda untuk membeli rumah tinggal.
“Jadi begini #temanPrita, menurut teori Maslow, rumah tinggal adalah kebutuhan dasar manusia. Namun, bisa jadi pembelian rumah tinggal ditunda saat berada dalam 3 kondisi tertentu,” tulis Prita di akun Instagram pribadinya @pritaghozie, Selasa (10/8/2021).
Baca juga: 3 Aturan yang Dilonggarkan Selama Perpanjangan PPKM Hingga 16 Agustus
Adapun tiga kondisi yang dimaksud, yaitu pertama, belum memiliki kejelasan homebase bagi mereka yang pekerjaannya kerap mutasi. Kedua, memiliki orang tua sepuh yang perlu diurus. Terakhir, anak tunggal dan ada warisan rumah keluarga.
Walau ada rumah dengan harga terjangkau, umumnya lokasinya juga tidak begitu strategis. Oleh karena itu, beberapa orang memilih untuk mengontrak atau menyewa rumah. Sementara, ada juga yang memilih untuk menyicil beli rumah.
Perencana Keuangan dan CEO Zap Finance, Prita Hapsari Ghozie mengatakan, ada tiga kondisi yang menyebabkan seseorang menunda untuk membeli rumah tinggal.
“Jadi begini #temanPrita, menurut teori Maslow, rumah tinggal adalah kebutuhan dasar manusia. Namun, bisa jadi pembelian rumah tinggal ditunda saat berada dalam 3 kondisi tertentu,” tulis Prita di akun Instagram pribadinya @pritaghozie, Selasa (10/8/2021).
Baca juga: 3 Aturan yang Dilonggarkan Selama Perpanjangan PPKM Hingga 16 Agustus
Adapun tiga kondisi yang dimaksud, yaitu pertama, belum memiliki kejelasan homebase bagi mereka yang pekerjaannya kerap mutasi. Kedua, memiliki orang tua sepuh yang perlu diurus. Terakhir, anak tunggal dan ada warisan rumah keluarga.
Lihat Juga :