Jokowi Minta Pasar Modal Pertahankan Catatan Positif
Selasa, 10 Agustus 2021 - 11:50 WIB
Jokowi turut mengapresiasi jumlah perusahaan yang melaksanakan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang tidak menurun meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19.
Baca juga: 3 Aturan yang Dilonggarkan Selama Perpanjangan PPKM Hingga 16 Agustus
"Selama pandemi jumlah perusahaan yang melakukan IPO di Bursa tidak menurun, jumlah IPO-nya tetap tertinggi di ASEAN, sampai akhir Juli 2021 tercatat ada 27 IPO baru. Capaian yang baik ini telah dicapai selama empat tahun berturut-turut," jelas dia.
Meskipun menorehkan berbagai catatan positif, Jokowi menekankan pentingnya kewaspadaan di kuartal III/2021 yang disebutnya kondisi perekonomian akan lebih berat.
Dia menyebut penyebaran Covid-19 varian Delta pada awal Juli telah memaksa negara untuk memperketat mobilitas masyarakat yang tentu saja berdampak pada ekonomi nasional dan ini patut diwaspadai termasuk dari pasar modal.
Baca juga: 3 Aturan yang Dilonggarkan Selama Perpanjangan PPKM Hingga 16 Agustus
"Selama pandemi jumlah perusahaan yang melakukan IPO di Bursa tidak menurun, jumlah IPO-nya tetap tertinggi di ASEAN, sampai akhir Juli 2021 tercatat ada 27 IPO baru. Capaian yang baik ini telah dicapai selama empat tahun berturut-turut," jelas dia.
Meskipun menorehkan berbagai catatan positif, Jokowi menekankan pentingnya kewaspadaan di kuartal III/2021 yang disebutnya kondisi perekonomian akan lebih berat.
Dia menyebut penyebaran Covid-19 varian Delta pada awal Juli telah memaksa negara untuk memperketat mobilitas masyarakat yang tentu saja berdampak pada ekonomi nasional dan ini patut diwaspadai termasuk dari pasar modal.
(ind)
Lihat Juga :