Instrumen Pasar Modal Jadi Pilihan Investasi Saat Masyarakat Doyan Numpuk Duit di Tabungan
Selasa, 10 Agustus 2021 - 12:52 WIB
Wimboh mengatakan, hal tersebut menyebabkan masyarakat memilih untuk menyimpan dana berlebih untuk diinvestasikan. "Masyarakat kemudian mencari alternatif investasi lain yang memberikan return lebih tinggi, salah satunya instrumen pasar modal," ujarnya.
Hingga Juli 2021, jumlah investor pasar modal meningkat menjadi 5,82 juta atau meningkat 93% dibanding periode yang sama tahun sebelumya yang didominasi oleh investor ritel berumur di bawah 30 tahun atau investor milenial).
"Pertumbuhan investor tersebut mencapai dua kali lipat sejak awal pandemi dimana hal ini mencerminkan tingginya optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia," ucapnya.
Baca Juga: Tabungan Masyarakat Membengkak di Bank, OJK Peringatkan Bahaya Alternatif Investasi
Wimboh menyebut bahwa torehan positif pasar modal Indonesia merupakan suatu keberhasilan dan upaya bersama dalam menjaga volatilitas pasar modal agar senantiasa stabil dan terkendali.
Hingga Juli 2021, jumlah investor pasar modal meningkat menjadi 5,82 juta atau meningkat 93% dibanding periode yang sama tahun sebelumya yang didominasi oleh investor ritel berumur di bawah 30 tahun atau investor milenial).
"Pertumbuhan investor tersebut mencapai dua kali lipat sejak awal pandemi dimana hal ini mencerminkan tingginya optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia," ucapnya.
Baca Juga: Tabungan Masyarakat Membengkak di Bank, OJK Peringatkan Bahaya Alternatif Investasi
Wimboh menyebut bahwa torehan positif pasar modal Indonesia merupakan suatu keberhasilan dan upaya bersama dalam menjaga volatilitas pasar modal agar senantiasa stabil dan terkendali.
Lihat Juga :