Imbal Hasil Surat Utang AS Jadi Pemacu Perekonomian
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 14:03 WIB
"Saya pikir akan ada lompatan ke depan," kata Matt Peron, Director of Research Janus Henderson Investors, dilansir Reuters, Sabtu (14/8/2021). Peron memandang nilai yield treasury AS saat ini akan meningkat dalam enam bulan ke depan. "Masih ada sisa waktu di masa depan." tegasnya.
Peningkatan imbal hasil Treasury sering dipandang sebagai tanda optimisme ekonomi yang juga dapat meningkatkan nilai saham-saham. Investor dipercaya akan mencermati nilai imbal hasil ini.
Hasil yang tinggi secara khusus juga menguntungkan margin perbankan yang cenderung dapat memicu nilai indeks saham. Investor juga dimungkinkan meyakini ada prospek cerah nilai saham di masa depan menyusul program vaksinasi yang telah menyebar luas.
Baca juga: Terbukti Manjur, Tiga Obat Covid-19 Ini Akan Diuji WHO
Kendati demikian, peningkatan kasus virus corona terutama varian delta masih menjadi pemicu, meskipun angka infeksi di sejumlah negara Eropa telah menurun.
Menurut Peron, ada optimisme dari investor bahwa pembatasan yang diperlukan pada tahun lalu tidak lagi diperlukan di masa depan. Pada saat yang sama, investor diyakini percaya bahwa pertumbuhan ekonomi AS akan tetap berlanjut bahkan setelah mencapai puncaknya pada kuartal II-2021.
Peningkatan imbal hasil Treasury sering dipandang sebagai tanda optimisme ekonomi yang juga dapat meningkatkan nilai saham-saham. Investor dipercaya akan mencermati nilai imbal hasil ini.
Hasil yang tinggi secara khusus juga menguntungkan margin perbankan yang cenderung dapat memicu nilai indeks saham. Investor juga dimungkinkan meyakini ada prospek cerah nilai saham di masa depan menyusul program vaksinasi yang telah menyebar luas.
Baca juga: Terbukti Manjur, Tiga Obat Covid-19 Ini Akan Diuji WHO
Kendati demikian, peningkatan kasus virus corona terutama varian delta masih menjadi pemicu, meskipun angka infeksi di sejumlah negara Eropa telah menurun.
Menurut Peron, ada optimisme dari investor bahwa pembatasan yang diperlukan pada tahun lalu tidak lagi diperlukan di masa depan. Pada saat yang sama, investor diyakini percaya bahwa pertumbuhan ekonomi AS akan tetap berlanjut bahkan setelah mencapai puncaknya pada kuartal II-2021.
Lihat Juga :