Gawat, Ekonom Sebut Ada Risiko Kembali Resesi di Kuartal III/2021

Rabu, 18 Agustus 2021 - 11:08 WIB
"Pelemahan tersebut disebabkan oleh turunnya aktivitas konsumsi rumah tangga karena pembatasan sosial (PPKM). Sejak bulan Juli masyarakat mulai mengurangi belanja terlihat dari Indeks Keyakinan (IKK) Konsumen yang turun tajam dari 107 menjadi 80," ujarnya.

Menurut Bhima, jika IKK berada di bawah 100, itu artinya konsumen kembali pesimis terhadap prospek ekonomi ke depan, khususnya dari sisi kesempatan kerja.

"Akibat rendahnya sisi permintaan, penyaluran kredit perbankan juga mengalami tekanan setelah Juni tumbuh positif. PPKM juga berdampak terhadap pemulihan sektor ritel, yang meski dibuka 25% tapi efeknya belum signifikan terhadap pendapatan pengusaha di pusat perbelanjaann," katanya.

Selanjutnya, syarat seperti menunjukkan sertifikat vaksin untuk masuk mal, sementara tingkat vaksinasi nasional baru di kisaran 20% akan membuat jumlah pengunjung mal sangat terbatas.

Baca Juga: Bandara Kabul Kacau, Beberapa Orang Jatuh Saat Bergelantung di Roda Pesawat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!