Kay Akinwunmi: Pria Nigeria 'Pembawa Berkah' buat Para Imigran Afrika di Eropa

Kamis, 19 Agustus 2021 - 11:33 WIB
Kay kesulitan meyakinan para investor untuk mendanai idenya itu. Maklumlah, meski baru hendak memulainya, dia menginginkan investasi yang lumayan besar, sekitar 500 ribu poundsterling atau sekitar Rp9,8 miliar.

"Ketika kami mulai, kami meminta £500.000. Kami mendapat berbagai macam penolakan. Orang-orang mengatakan kami terlalu dini, atau kami menaikkan terlalu banyak," jelasnya.

Baca juga: Delfast Pecahkan Rekor Dunia Terbaru dengan Motor Listrik Buatannya

Angka sebanyak itu membuat sejumlah investor menarik diri. Mereka, sebut Kay, berhenti membalas setiap telepon yang Kay lakukan.

Kay tak patah semangat. Dia pun melancarkan strategi baru, yaitu meminta pendanaan secara bertahap, tapi sembari menjelaskan manfaat apa saja yang didapat investor jika ingin memberikan pendanaan yang lebih.

"Kami mengatakan jika kami mengumpulkan £150.000 hari ini, kami dapat membangun proposisi transfer uang dari ujung ke ujung. Jika kami mengumpulkan £150.000 lebih banyak, kami bisa mendapatkan 100.000 pelanggan," jelasnya.

Menurutnya, investor lebih senang mendanai tahapan proyek tertentu daripada harus menggelontorkan dana secara penuh. Pasalnya, permintaan dana secara bertahap jauh lebih mudah dikelola investor karena mereka dapat melihat dengan jumlah yang lebih kecil bisa menambah nilai bagi perusahaan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!