Kedodoran Siapkan Kesejahteraan Kaum Pensiunan, China Rayu Swasta
Kamis, 19 Agustus 2021 - 14:38 WIB
Tujuh belas unit manajemen kekayaan yang berafiliasi dengan bank, perusahaan asuransi dan lembaga negara akan mengambil saham di perusahaan yang dibangun pemerintah. Asosiasi Asuransi China mengungkap, nantinya para pemegang saham terbesar adalah wealth management dari lima bank besar di China, masing-masing dengan kepemilikan 8,97%.
Terungkap pula bahwa perusahaan milik pemerintah itu nantinya akan mengelola dana pensiun komersial, asuransi kesehatan jangka pendek dan jangka panjang, serta memercayakan yuan atau aset berdenominasi mata uang asing kepada manajer aset untuk tujuan pensiun.
Baca juga: Kebanjiran Tawaran Taaruf, Larissa Chou Lebih Pilih Mengurus Anak
Untuk mengatasi kekurangan dana pensiun yang semakin meningkat, Komisi Regulasi Perbankan dan Asuransi China (CBIRC) sedang mempertimbangkan untuk mengesahkan daftar dana pensiun swasta dan menunjuk sekelompok manajer profesional untuk menjalankannya di bawah skema baru.
17 perusahaan, di antaranya Citic Securities, pialang terbesar di China dan Asuransi Jiwa Taikang. Pendirian perusahaan masih menunggu persetujuan peraturan dari CBIRC.
Terungkap pula bahwa perusahaan milik pemerintah itu nantinya akan mengelola dana pensiun komersial, asuransi kesehatan jangka pendek dan jangka panjang, serta memercayakan yuan atau aset berdenominasi mata uang asing kepada manajer aset untuk tujuan pensiun.
Baca juga: Kebanjiran Tawaran Taaruf, Larissa Chou Lebih Pilih Mengurus Anak
Untuk mengatasi kekurangan dana pensiun yang semakin meningkat, Komisi Regulasi Perbankan dan Asuransi China (CBIRC) sedang mempertimbangkan untuk mengesahkan daftar dana pensiun swasta dan menunjuk sekelompok manajer profesional untuk menjalankannya di bawah skema baru.
17 perusahaan, di antaranya Citic Securities, pialang terbesar di China dan Asuransi Jiwa Taikang. Pendirian perusahaan masih menunggu persetujuan peraturan dari CBIRC.
(uka)
Lihat Juga :