Rehabilitasi Mangrove Jadi Investasi Jangka Panjang Masyarakat
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 23:00 WIB
Foto Ilustrasi/Istimewa
JAKARTA - Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) terus berupaya mendorong program rehabilitasi mangrove di sejumlah wilayah di Indonesia yang diharapkan bisa menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Salah satunya dilakukan oleh Kelompok Embun Sementeh, yang melakukan rehabilitasi mangrove di Desa Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Sei Jang Duriangkang, kelompoknya mendapat kuota area tanam seluas 55 hektare. Sejak Maret 2021, mereka sudah mulai menanami area tersebut dan ditargetkan selesai pada November atau Desember 2021.
Baca Juga : Bagaimana Kabar Terbaru Pindah Ibu Kota?, Begini Kata Dirjen Kekayaan Negara
Ketua Kelompok Embun Sementeh, Maspian mengatakan ada dua lokasi penanaman. Satu lokasi tanam berjarak 3 kilometer dari pelabuhan. Di lokasi ini, Kelompok Embuh Sementeh mendapat lokasi penanaman seluas 10 hektare.
Salah satunya dilakukan oleh Kelompok Embun Sementeh, yang melakukan rehabilitasi mangrove di Desa Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Sei Jang Duriangkang, kelompoknya mendapat kuota area tanam seluas 55 hektare. Sejak Maret 2021, mereka sudah mulai menanami area tersebut dan ditargetkan selesai pada November atau Desember 2021.
Baca Juga : Bagaimana Kabar Terbaru Pindah Ibu Kota?, Begini Kata Dirjen Kekayaan Negara
Ketua Kelompok Embun Sementeh, Maspian mengatakan ada dua lokasi penanaman. Satu lokasi tanam berjarak 3 kilometer dari pelabuhan. Di lokasi ini, Kelompok Embuh Sementeh mendapat lokasi penanaman seluas 10 hektare.
Lihat Juga :