Gapki Sebut Permintaan Sawit Masih Tinggi di Tengah Pandemi

Selasa, 24 Agustus 2021 - 13:18 WIB
"Ketika sektor lain menghadapi pukulan yang sangat besar akibat pandemi, sektor minyak sawit masih bertahan. Bahkan sekarang harganya cenderung stabil pada posisi yang cukup tinggi. Saya boleh mengatakan bahwa ini harga yang cukup tinggi dalam jangka waktu yang lama dalam kurun 1 dekade terakhir," paparnya.

Baca juga: Di Tengah Pandemi, Sawit Konsisten Jadi Penyumbang Terbesar Devisa

Pada Juni 2021, nilai ekspor produk sawit sebesar USD2,118 miliar. Meski turun 30,1% dari bulan Mei 2021, devisa dari ekspor sawit masih mencapai 11,4% dari total devisa ekspor, yang menunjukkan tetap pentingnya ekspor sawit bagi perolehan devisa negara.

Tofan menambahkan, sekitar 70% produk sawit Indonesia terserap ekspor. "Secara umum permintaannya masih sangat baik. Di tahun 2020 saja dari total 52 juta ton produksi minyak sawit, mungkin sekitar 30 juta ton terserap di luar negeri. Memang permintaan ekspor sangat tinggi baik untuk kebutuhan makanan maupun oleochemical," tukasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!