Ingin Tambah Devisa, Airlangga Pacu Proyek Energi dan Tambang

Jum'at, 29 Mei 2020 - 23:12 WIB
Proyek smelter tersebut berpotensi menambah devisa dari sekitar USD6 miliar menjadi USD10 miliar dalam 1 tahun hingga 2 tahun mendatang.

"Tentunya ini akan terus dijalankan dan potensi pencapaian devisa dalam 1-2 tahun ke depan bisa meningkat dari USD6 miliar menjadi USD9 miliar-USD10 miliar, dan jumlah tenaga kerja yang bekerja di kawasan itu cukup besar," katanya.

Berikutnya adalah program ketenagalistrikan yang bakal beroperasi. Proyek ini akan meningkatkan pasokan listrik dalam negeri.

"Ada proyek listrik 35 GW, 6.811 MW sudah beroperasi. Adapun dalam konstruksi 20.168 MW, kemudian 6.678 MW sudah memiliki power purchase agreement, 829 MW dalam tahap pengadaan, dan 734 MW dalam tahap perencanaan," katanya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!