Kontradiktif, Insentif PPnBM Kendaraan Bermotor Sebaiknya Direm

Rabu, 25 Agustus 2021 - 10:42 WIB
Baca juga: Haji Anif, Ayahanda Wagub Sumut Musa Rajekshah Meninggal Dunia

“Kehilangan penerimaan pajak akibat insentif PPnBM juga terbilang tidak kecil di saat pemerintah mengalami penurunan rasio pajak di masa pandemi. Jika insentif PPnBM-nya dicabut maka pemerintah bisa saving terlebih dahulu,” ungkapnya.

Pemberian insentif pajak, lanjutnya, bisa dilakukan terhadap objek yang seharusnya menjadi prioritas saat ini. Misalnya di alat kesehatan dan perangkat test Covid-19 sehingga jadi lebih murah.

“Cukup aneh ketika harga tes PCR baru turun ketika didesak agar tidak dikenakan pajak, sementara kendaraan bermotor dapat privilleges. Mohon dipertimbangkan lagi, kebijakan harus fokus dan terintegrasi, khususnya berkaitan dengan insentif perpajakan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!