ESDM Usul ke DPR, ICP Tahun Depan Dipatok USD63 per Barel
Kamis, 26 Agustus 2021 - 19:30 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah mengusulkan ke DPR harga minyak mentah Indonesia (ICP) dalam RAPBN 2022 ditetapkan sebesar USD63 per barel dengan pertimbangan faktor fluktuasi harga minyak dunia.
Berdasarkan proyeksi beberapa pihak dalam polling Reuters dan Short Term Energy Outlook dari US Department of Energy, harga minyak dunia tahun 2022 diperkirakan ada pada kisaran USD62,37 - USD68,64 per barel.
Baca Juga: 4 Kali Refocusing, ESDM Pangkas Anggaran hingga Rp2,2 Triliun
Sementara realisasi ICP dari Januari-Juli 2021 mencapai USD63,8 per barel dengan outlook rata-rata tahun 2021 sebesar antara USD55-65 per barel."Dinamika harga minyak dunia memang sulit diduga. Faktor-faktor yang mempengaruhi minyak seperti OPEC+ yang masih melakukan pemotongan produksi mendorong kenaikan harga minyak dunia," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Kamis (26/8/2021).
Berdasarkan proyeksi beberapa pihak dalam polling Reuters dan Short Term Energy Outlook dari US Department of Energy, harga minyak dunia tahun 2022 diperkirakan ada pada kisaran USD62,37 - USD68,64 per barel.
Baca Juga: 4 Kali Refocusing, ESDM Pangkas Anggaran hingga Rp2,2 Triliun
Sementara realisasi ICP dari Januari-Juli 2021 mencapai USD63,8 per barel dengan outlook rata-rata tahun 2021 sebesar antara USD55-65 per barel."Dinamika harga minyak dunia memang sulit diduga. Faktor-faktor yang mempengaruhi minyak seperti OPEC+ yang masih melakukan pemotongan produksi mendorong kenaikan harga minyak dunia," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Kamis (26/8/2021).
Lihat Juga :