MNC Sekuritas: PPKM Level 3 Jawa-Bali Jadi Sentimen Positif IHSG

Jum'at, 27 Agustus 2021 - 20:29 WIB
Equity Analyst MNC Sekuritas Rifqi Ramadhan mengungkapkan IHSG melemah -0.33% ke 6.089,50 pada hari Selasa (24/08/2021) diikuti dengan net foreign sell mencapai Rp24,67 miliar.

IHSG ditutup melemah hampir di semua sektor dipimpin oleh sektor energi -1,49% diikuti oleh sektor infrastruktur -1,43%. Di sisi lain, sektor teknologi menguat sebesar +2,49% diikuti oleh sektor transportasi dan logistik +2,05%. Sementara itu, rupiah menguat +0,14% ke level Rp14.393/USD di pasar spot.

“IHSG ditutup menguat +0,39% ke 6.113,24 pada hari Rabu (25/08/2021) dengan net foreign buy mencapai Rp788,95 miliar. Penguatan IHSG didorong oleh optimisme pasar atas percepatan pemulihan ekonomi dunia yang lebih cepat setelah Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat memberikan izin penuh untuk vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech,” jelas Rifqi.

Pada perdagangan hari Kamis (26/08/2021), IHSG melemah -0,90% ke 6.058,08 dengan net foreign sell mencapai Rp273,46 miliar. Menutup perdagangan pekan ini, IHSG melemah -0.28% ke 6.041,36 pada hari Jumat (27/08/2021) dengan net foreign buy mencapai Rp467,40 miliar.

IHSG ditutup melemah hampir di semua sektor, dipimpin oleh sektor infrastruktur -0.96% diikuti oleh sektor energi -0,77%. Sementara itu, Research Analyst MNC Sekuritas Aqil Triyadi memperkirakan IHSG selama sepekan ke depan akan bergerak di kisaran area 5.985–6.138. IHSG telah menembus MA60 dan tertahan pada level support di 6.020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!