Pelaku Industri Properti Sebar Ribuan Paket Sembako ke Warga Terdampak Pandemi
Rabu, 01 September 2021 - 07:19 WIB
Puncak kegiatan pembagian sembako tersebut digelar pada Rabu (18/8/2021) di Graha Bintang Cikini 55, Jalan Cikini Raya No 55 Menteng, Jakarta Pusat. Baca Juga: Pandemi Paksa Telan Kerugian Rp5,85 Miliar, DMS Propertindo Tetap Optimistis
Yayasan OBI pada Juli lalu juga telah memberikan sebanyak 1.172 paket sembako ke beberapa area di Jawa Tengah. Kemudian bulan Agustus hingga September mendatang akan memberikan lagi 2.200 paket sembako dan isoman ke beberapa daerah di Indonesia. Selain itu, memberikan sebanyak 2.200 paket tas dan peralatan sekolah untuk anak-anak di NTT.
Sebelumnya pada Januari 2021, telah disalurkan 2.100 pasang sepatu sekolah untuk anak-anak di NTT. Lalu Agustus 2020 memberikan 5.000 paket sembako kepada masyarakat pra-sejahtera yang terdampak pandemi COVID-19.
Ketua Group Synergy, Ismet Natakarmana mengapresiasi kerja sama serta kolaborasi antara Synergy Group, Yayasan OBI yang telah menyalurkan bantuan tersebut.
"OBI ingin selalu bisa hadir menolong mereka yang sangat membutuhkan, seperti yang kami lakukan pada saat terjadi bencana alam badai Seroja di NTT pada April yang lalu,” kata Ketua Yayasan OBI, Nely Hergendi.
Yayasan OBI pada Juli lalu juga telah memberikan sebanyak 1.172 paket sembako ke beberapa area di Jawa Tengah. Kemudian bulan Agustus hingga September mendatang akan memberikan lagi 2.200 paket sembako dan isoman ke beberapa daerah di Indonesia. Selain itu, memberikan sebanyak 2.200 paket tas dan peralatan sekolah untuk anak-anak di NTT.
Sebelumnya pada Januari 2021, telah disalurkan 2.100 pasang sepatu sekolah untuk anak-anak di NTT. Lalu Agustus 2020 memberikan 5.000 paket sembako kepada masyarakat pra-sejahtera yang terdampak pandemi COVID-19.
Ketua Group Synergy, Ismet Natakarmana mengapresiasi kerja sama serta kolaborasi antara Synergy Group, Yayasan OBI yang telah menyalurkan bantuan tersebut.
"OBI ingin selalu bisa hadir menolong mereka yang sangat membutuhkan, seperti yang kami lakukan pada saat terjadi bencana alam badai Seroja di NTT pada April yang lalu,” kata Ketua Yayasan OBI, Nely Hergendi.
(akr)
Lihat Juga :