Kontribusi Rp3.290 T, Erick Thohir Belum Puas dan Minta BUMN Intropeksi Diri

Jum'at, 03 September 2021 - 15:47 WIB
"Sejak krisis ini terjadi, kami BUMN menunjuk diri kita sendiri untuk melakukan perbaikan. Kita mentransformasi diri sendiri. Kita memastikan BUMN tidak jadi menara gading, tapi harus dekat dengan program UMKM dan dekat dengan masyarakat," tegasnya.

BUMN secara konsisten memang terus memberikan kontribusi di atas 16% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sejak 2018. Meski demikian, dibandingkan dengan negara lain, kontribusi itu masih terbilang kecil mengingat BUMN secara total memiliki aset sebesar USD573 miliar atau sekitar Rp8.022 triliun.

Baca Juga: Siasat Gajah Mada Menaklukkan Kebo Iwa, Patih Kerajaan Bali yang Ditakuti Majapahit

Sebagai perbandingan, pada tahun yang sama aset Superholding Temasek Singapura yang hanya sebesar USD227 miliar memberikan kontribusi terhadap PDB Singapura sebesar 21,6%.

Demikian pula BUMN China, yang kontribusinya terhadap PDB negara mencapai 58,4%. Sementara itu, Superholding Malaysia yang masih tertinggal dengan Indonesia pada 2018 mampu memberikan kontribusi sebesar USD1,4 miliar terhadap negara, dari jumlah aset yang hanya sebesar USD33 miliar.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!