KIT Batang Bakal Sumbang Pendapatan PPRO Rp1,5 Triliun

Senin, 13 September 2021 - 09:33 WIB
Ditambah lagi, Gede menyebutkan, PPRO mampu menyerap aspirasi dan perubahan pasar ketika kebutuhan mulai bergeser. Perseroan akan menerapkan perubahan tersebut pada produk-produk propertinya sehingga bisa terserap pasar.

PT PP Properti Tbk. (PPRO) menyatakan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit rumah susun telah memberikan dampak positif bagi perseroan.

Senada, Direktur Keuangan PP Properti Deni Budiman mengatakan penjualan properti pihaknya naik sekitar 2-4% secara tahunan pada semester I-2021. Deni menilai dampak tersebut kurang signifikan lantaran insentif tersebut baru diterbitkan Maret 2021. Serta, berharap pertumbuhan penjualan yang terjadi pada semester I dapat berlanjut ke paruh kedua tahun ini.

Baca juga: Nissan Siap Bangkitkan Silvia dari Kubur

"Untuk sampai akhir tahun, kami masih optimistis insentif PPN (dapat memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap penjualan) unit ready stock," tandasnya.

Kinerja PPRO yang diproyeksi positif itu nantinya akan berdampak pada harga saham perseroan. Saat ini saham PPRO berada di level Rp70, setelah seminggu yang lalu sempat menguat di posisi Rp76 (6/9/2021).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!