Subsidi Tak Maksimal, Insan Perunggasan Merasa Dianaktirikan

Jum'at, 17 September 2021 - 12:51 WIB
Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar Indonesia), Singgih Januratmoko menerangkan, subsidi yang diterima oleh pelaku peternak di masa pandemi dinilai belum maksimal. Foto/Dok
JAKARTA - Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar Indonesia), Singgih Januratmoko menerangkan, subsidi yang diterima oleh pelaku peternak di masa pandemi dinilai belum maksimal. Bahkan para peternak merasa tidak diperhatikan.

“Dari sisi bantuan kemarin pada awal-awal pandemi ada berupa subsidi transport, tapi jumlahnya sangat sedikit. Kemudian pemerintah sekali mensubsidi harga pangan jagung dari Rp6.000 menjadi Rp4500, tapi cuma sebentar eh naik lagi. Disitu teman-teman berteriak karena tidak ada bantuan apapun lagi yang diterima di masa pandemi,” kata Singgih dalam program Market Review IDX Channel, Jumat (17/9/2021).



Baca Juga: Insan Perunggasan Berharap Kemensos Masukkan Telur dan Ayam dalam Bansos

Menurutnya pelaku peternak di Indonesia khususnya di masa pandemi Covid-19 merasa tidak diperhatikan bahkan dirinya memperumpamakan seperti anak tiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!