PUPR Modernisasi Jaringan Irigasi Rentang untuk Mengairi 88.000 Hektar Sawah
Senin, 01 Juni 2020 - 23:03 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus membangun jaringan irigasi baru juga terus merehabilitasi jaringan irigasi yang telah ada. Hal ini upaya meningkatkan produktivitas pangan nasional guna mencapai ketahanan pangan.
Rehabilitasi jaringan irigasi penting dilakukan karena usia sistem irigasi di beberapa wilayah yang sudah puluhan tahun sehingga kinerja pelayanan airnya berkurang.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, salah satu pekerjaan rehabilitasi daerah irigasi skala besar yang dilakukan oleh Kementerian PUPR adalah modernisasi Jaringan Irigasi Rentang di Jawa Barat yang mengairi areal pertanian seluas 88.000 Ha. Rehabilitasi Irigasi Rentang diharapkan akan meningkatkan intensitas penanaman (IP) dari 130% menjadi 200%.
"Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR baru saja menandatangani kontrak 9 rehabilitasi jaringan irigasi besar yaitu Daerah Irigasi (DI) Rentang di Indramayu dengan anggaran total Rp3,1 triliun. Pada Juni-Juli ini agar segera dimulai pekerjaannya namun mengutamakan dengan pemanfaatan tenaga kerja terlebih dulu (padat karya), jangan pakai alat berat dulu untuk menambah lapangan pekerjaan yang sekarang sedang dibutuhkan akibat pandemi Covid-19," ujar Basuki di Jakarta, Senin (1/6/2020).
Rehabilitasi jaringan irigasi penting dilakukan karena usia sistem irigasi di beberapa wilayah yang sudah puluhan tahun sehingga kinerja pelayanan airnya berkurang.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, salah satu pekerjaan rehabilitasi daerah irigasi skala besar yang dilakukan oleh Kementerian PUPR adalah modernisasi Jaringan Irigasi Rentang di Jawa Barat yang mengairi areal pertanian seluas 88.000 Ha. Rehabilitasi Irigasi Rentang diharapkan akan meningkatkan intensitas penanaman (IP) dari 130% menjadi 200%.
"Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR baru saja menandatangani kontrak 9 rehabilitasi jaringan irigasi besar yaitu Daerah Irigasi (DI) Rentang di Indramayu dengan anggaran total Rp3,1 triliun. Pada Juni-Juli ini agar segera dimulai pekerjaannya namun mengutamakan dengan pemanfaatan tenaga kerja terlebih dulu (padat karya), jangan pakai alat berat dulu untuk menambah lapangan pekerjaan yang sekarang sedang dibutuhkan akibat pandemi Covid-19," ujar Basuki di Jakarta, Senin (1/6/2020).
Lihat Juga :