Luar Biasa, Produk Sertifikat Tanah Melonjak Capai 10 Juta per Tahun

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 14:07 WIB
Pada kesempatan tersebut, dia menyampaikan terima kasih kepada pihak PLN, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pelaku pertanahan yang membantu untuk melakukan progres sertifikasi aset tanah milik PLN di berbagai daerah khususnya DKI Jakarta. “Saya laporkan khusus untuk PLN dan kita akan teruskan dengan instansi yang lain. Dari 300-an yang didaftar ternyata baru 60-an,” ungkapnya.

Dia pun menyampaikan beberapa alasan mengapa pihak BPN belum bisa menerbitkan sertifikat, diantaranya karena adanya bidang-bidang tanah yang belum clean and clear.

“Alasannya satu bidang tanah diklaim beberapa pihak, yang dimohon 200 ribu tidak dapat tersertifikat karena berada di tanah Pemprov, BUMN atau pemerintah dan tanah lain. Tentu kita tidak mungkin menerbitkan sertifikat kalau tidak clean and clear,” paparnya.

Baca juga: Ngeri! Sofyan Djalil Akui Mafia Tanah Susupi BPN hingga Pengadilan

Dia menambahkan, sertifikasi tersebut sebagai concern penyelamatan aset tanah dan dilakukan Pendaftaran tanah Sistematis Lengkap (PTSL). “Kami sangat concern dengan adanya basis data ini, dan kami lakukan monitoring. Dan tahun ini keluar 6 juta (sertifikat) meskipun ada beberapa kendala kita dorong untuk lebih baik lagi,” tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!