Ini Dia Perbedaan Isi Proposal Biaya Kereta Cepat China Vs Jepang

Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:00 WIB
Baca Juga: Faisal Basri Kritik Keras Proyek Kereta Cepat, Stafsus Erick Thohir Angkat Bicara

Berikut perbedaan penawaran China dan Jepang yang dikutip dari buku yang diterbitkan KCIC bertajuk "Kereta Cepat Jakarta-Bandung". Adapun perbedaan dari isi proposal antara negara China dan Jepang yang diberikan kepada pemerintah dalam buku yang diterbitkan KCIC pada tahun 2018 lalu dan dikutip oleh MNC Portal Indonesia, Minggu (17/10/2021).

Isi Penawaran Konsorsium antara China dan Indonesia:

1. Nilai penawaran Sebesar USD5,13 miliar

2. Komitmen pemerintah: Tak ada jaminan pemerintah, pembiayaan dari APBN dan subsidi tarif, dan pembengkakan biaya menjadi tanggung jawab joint venture company (JVC).

3. Konsep bisnis: Berbentuk JVC, Indonesia memegang saham 60 persen dan China 40 persen

4. Pengadaan lahan: Tak ada kewajiban pemerintah untuk pembebasan tanah

5. Kandungan lokal: 58,6 persen

6. Penciptaan lapangan kerja baru, masa konstruksi 39 ribu orang per tahun. Pekerja China yang dipekerjakan selama masa konstruksi terbatas pada tenaga ahli dan supervisor

7. Teknologi: Teknologi Siemens yang dikembangkan di China sejak 2003

8. Pengalihan teknologi: Melalui pembangunan pabrik rolling stock di Indonesia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!