Adhi Karya Kejar Target Kontrak Baru Rp25 Triliun di 2021
Senin, 18 Oktober 2021 - 13:55 WIB
Dari sisi pekerjaan, proyek gedung berkontribusi 26,8 persen terhadap perolehan kontrak baru Adhi Karya. Lalu, proyek jalan dan jembatan sebesar 31,3 persen, proyek infrastruktur lainnya seperti pembuatan bendungan, bandara, jalur kereta api, dan proyek energi, serta proyek lainnya sebesar 33,3 persen, sisanya sebesar 8,2 persen berasal dari tipe pengerjaan properti.
Yang menarik, ada pergeseran signifikan dari sumber kontrak yang dimenangkan Adhi Karya sampai kuartal III 2021. Pada periode yang sama tahun lalu, mayoritas kontrak baru ADHI sebanyak 74 persen berasal dari pemerintah, namun pada kuartal III 2021 kontribusi proyek pemerintah hanya sekitar 33,5 persen.
Baca Juga: Adhi Karya Sudah Terima Rp13,3 Triliun untuk Proyek LRT Jabodebek
Hingga akhir tahun ini ADHI masih memiliki beberapa proses tender proyek, diantaranya proyek perkeretaapian, proyek infrastruktur, proyek gedung, serta proyek lainnya. Meski pandemi Covid-19 masih, perolehan kontrak baru Adhi Karya semakin membaik.
Yang menarik, ada pergeseran signifikan dari sumber kontrak yang dimenangkan Adhi Karya sampai kuartal III 2021. Pada periode yang sama tahun lalu, mayoritas kontrak baru ADHI sebanyak 74 persen berasal dari pemerintah, namun pada kuartal III 2021 kontribusi proyek pemerintah hanya sekitar 33,5 persen.
Baca Juga: Adhi Karya Sudah Terima Rp13,3 Triliun untuk Proyek LRT Jabodebek
Hingga akhir tahun ini ADHI masih memiliki beberapa proses tender proyek, diantaranya proyek perkeretaapian, proyek infrastruktur, proyek gedung, serta proyek lainnya. Meski pandemi Covid-19 masih, perolehan kontrak baru Adhi Karya semakin membaik.
(nng)
Lihat Juga :