Cerita Sri Mulyani Soal Lonceng Kebebasan, Utang, dan Dana Perang Amerika
Senin, 18 Oktober 2021 - 18:56 WIB
Baca juga: Menteri Tjahjo Kumolo: Ada Calo Vaksin yang Libatkan ASN
"Belanja perang AS sungguh besar, sebelum Perang Dunia I (1913-1916) belanja pemerintah federal AS setahun hanya USD 750 juta, dengan perang belanja Federal (1919) melonjak mencapai USD 18,5 miliar! Biaya perang sungguh sangat mahal!" lanjut Sri.
Menurut Sri Mulyani, sejarah, data, dan fakta memberikan perspektif dan kesempatan kita belajar agar mampu menghadapi tantangan ke depan dan terus menempuh perjuangan mencapai cita-cita bangsa kita sendiri.
"Tidak ada cita-cita dicapai tanpa perjuangan!" tandasnya.
"Belanja perang AS sungguh besar, sebelum Perang Dunia I (1913-1916) belanja pemerintah federal AS setahun hanya USD 750 juta, dengan perang belanja Federal (1919) melonjak mencapai USD 18,5 miliar! Biaya perang sungguh sangat mahal!" lanjut Sri.
Menurut Sri Mulyani, sejarah, data, dan fakta memberikan perspektif dan kesempatan kita belajar agar mampu menghadapi tantangan ke depan dan terus menempuh perjuangan mencapai cita-cita bangsa kita sendiri.
"Tidak ada cita-cita dicapai tanpa perjuangan!" tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :