Krisis Energi Mulai Terasa di Singapura, Ini Tanda-tandanya

Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:20 WIB
Berdasarkan laporan, dari total 12 penyedia listrik swasta sekarang tinggal 8 pengecer akibat dihantam lonjakan harga energi global. Hal itu disampaikan oleh salah satu pelaku industri di Singapura.

Tak hanya Singapura, penyedia listrik swasta di Inggris juga mengalami hal yang sama sehingga memaksa sekitar 1,7 juta pelanggan beralih ke pengecer lain.

Pemerintah Singapura pun berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan para penyedia listrik swasta menhadapi gejolak pasar energi global sehingga diharapkan tidak mengganggu pasokan listrik kepada masyarakat. Singapore LNG Corp saat ini juga gencar mencari pasokan LNG untuk meningkatkan persediaan gas di dalam negeri.

Baca Juga: Dituduh Biang Kerok Krisis Energi Eropa, Begini Bantahan Putin

Sebagai informasi, harga LNG di pasar spot Asia melonjak lebih dari 500% sejak tahun lalu menjadi lebih dari USD30 per juta british thermal unit (MMBTU) bulan ini. Sementara harga minyak mentah Brent yang sebagian besar kontrak gas jangka panjang Singapura naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!