Indonesia Tawarkan 3 Proyek Investasi Sektor Energi Terbarukan kepada Jepang
Rabu, 20 Oktober 2021 - 17:00 WIB
TPA Bantar Gebang menjadi lokasi pembangunan Refuse Derived Fuel Plant. Foto/JIC
JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia ( KBRI) Tokyo bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Tokyo menggelar Indonesia-Japan Business Forum (IJBF) ke-2 bertema Peluang Kerja Sama di Sektor Energi Baru dan Terbarukan pada Selasa (19/10).
Indonesia menawarkan tiga proyek investasi di bidang energi terbarukan yang telah dikurasi secara clean and clear oleh Bank Indonesia dan Kantor perwakilan BKPM di Tokyo. Ketiga proyek tersebut adalah Refuse Derived Fuel Plant Bantar Gebang yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta, Minihydro Power Plant di Banyumas, dan proyek Waste-to Energy di Semarang.
Baca juga: RI Satu-Satunya Negara di Dunia yang Memanfaatkan Biodiesel Besar-besaran
Acara virtual yang dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi ini menghadirkan pembicara Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKe) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, dan Kepala Kantor BI Tokyo Hilman Tisnawan.
Dubes Heri Akhmadi memastikan KBRI Tokyo terus mendorong kerja sama konkret di sektor energi terbarukan untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Jepang.
“Saya mendorong terus terjalinnya kerja sama konkret di sektor energi terbarukan untuk mempercepat transisi energi yang telah dicanangkan kedua negara. Kerja sama energi terbarukan adalah arah ke depan kerja sama bilateral Indonesia-Jepang", demikian tegas Dubes Heri Akhmadi.
Indonesia menawarkan tiga proyek investasi di bidang energi terbarukan yang telah dikurasi secara clean and clear oleh Bank Indonesia dan Kantor perwakilan BKPM di Tokyo. Ketiga proyek tersebut adalah Refuse Derived Fuel Plant Bantar Gebang yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta, Minihydro Power Plant di Banyumas, dan proyek Waste-to Energy di Semarang.
Baca juga: RI Satu-Satunya Negara di Dunia yang Memanfaatkan Biodiesel Besar-besaran
Acara virtual yang dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi ini menghadirkan pembicara Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKe) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, dan Kepala Kantor BI Tokyo Hilman Tisnawan.
Dubes Heri Akhmadi memastikan KBRI Tokyo terus mendorong kerja sama konkret di sektor energi terbarukan untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Jepang.
“Saya mendorong terus terjalinnya kerja sama konkret di sektor energi terbarukan untuk mempercepat transisi energi yang telah dicanangkan kedua negara. Kerja sama energi terbarukan adalah arah ke depan kerja sama bilateral Indonesia-Jepang", demikian tegas Dubes Heri Akhmadi.
Lihat Juga :