Top! Surabaya, Bontang dan Balikpapan Masuk Kota Paling Ramah Lingkungan se-Asia Tenggara
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 14:50 WIB
Kategori Clean Land:
Krabi Municipality, Thailand
Senmonorom City, Cambodia
Bontang, Indonesia
Ninh Binh City, Vietnam
Dalam penilaian penghargaan, setiap negara anggota ASEAN menominasikan 1 kota untuk menjadi calon penerima ESC Award. Seleksi terhadap kota-kota yang akan mendapatkan penghargaan ESC Award telah dilakukan pada pertemuan AWGESC ke-19 pada 5 Juli 2021.
Sedangkan untuk penghargaan Certificate of Recognition terdiri dari 3 (kategori, yaitu Clean Air, Clean Water, dan Clean Land. Setiap negara dapat menominasikan maksimal 6 kota (1 kota besar dan 1 kota kecil untuk masing-masing kategori sertifikat).
Seleksi terhadap kota-kota yang akan mendapatkan penghargaan Certificate of Recognition telah dilakukan pada pertemuan AWGESC ke-19 pada 5 Juli 2021. Gelaran acara tersebut dilaksanakan secara hybrid dengan Indonesia menjadi tuan rumah.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya bersama dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi turut menyerahkan penghargaan kepada kepada perwakilan kota negara penerima, Kamis (21/10).
Siti mengatakan, ESC Award yang diprakarsai ASEAN merupakan salah satu pendekatan paling efektif untuk mendorong kota-kota di ASEAN lebih memobilisasi sumber daya dalam membangun kota yang bersih dan hijau, serta dapat menetapkan standar agar diikuti kota-kota lainnya.
"Dengan ini, saya sangat berharap, bahwa ini akan memotivasi kita untuk meningkatkan kinerja lingkungan kita dan menginspirasi orang lain untuk berbagi praktik terbaik di seluruh dunia. Oleh karena itu, saya ingin menegaskan kembali bahwa kolaborasi yang kuat adalah kunci untuk menjembatani kesenjangan dan untuk bergerak maju dengan cara yang lebih harmonis," ungkap melalui pernyataan resmi, Jumat (22/10/2021).
Baca Juga: Simak! Bukti Konkret Jokowi Mantap Ingin Buang Migas dan Batu Bara
Siti menjelaskan, Indonesia juga telah memiliki program serupa yang disebut Adipura. Penghargaan yang diberikan kepada kota-kota yang memenuhi kriteria lingkungan tertentu.
Tidak hanya sebagai kota yang bersih dan hijau, tetapi juga berhasil menunjukkan upaya yang signifikan dalam mengelola limbah domestiknya, serta mempromosikan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah. "Tiga kota dari Indonesia yang menerima penghargaan hari ini termasuk di antara yang telah menerima penghargaan Adipura," terang Siti.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi menyampaikan ASEAN bangga mengakui kota-kota yang mendapat penghargaan ESC Award dan Certificate of Recognition tahun ini. Menurutnya, kota-kota tersebut telah memprioritaskan pengarusutamaan kebijakan dan program pembangunan yang ramah lingkungan.
Krabi Municipality, Thailand
Senmonorom City, Cambodia
Bontang, Indonesia
Ninh Binh City, Vietnam
Dalam penilaian penghargaan, setiap negara anggota ASEAN menominasikan 1 kota untuk menjadi calon penerima ESC Award. Seleksi terhadap kota-kota yang akan mendapatkan penghargaan ESC Award telah dilakukan pada pertemuan AWGESC ke-19 pada 5 Juli 2021.
Sedangkan untuk penghargaan Certificate of Recognition terdiri dari 3 (kategori, yaitu Clean Air, Clean Water, dan Clean Land. Setiap negara dapat menominasikan maksimal 6 kota (1 kota besar dan 1 kota kecil untuk masing-masing kategori sertifikat).
Seleksi terhadap kota-kota yang akan mendapatkan penghargaan Certificate of Recognition telah dilakukan pada pertemuan AWGESC ke-19 pada 5 Juli 2021. Gelaran acara tersebut dilaksanakan secara hybrid dengan Indonesia menjadi tuan rumah.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya bersama dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi turut menyerahkan penghargaan kepada kepada perwakilan kota negara penerima, Kamis (21/10).
Siti mengatakan, ESC Award yang diprakarsai ASEAN merupakan salah satu pendekatan paling efektif untuk mendorong kota-kota di ASEAN lebih memobilisasi sumber daya dalam membangun kota yang bersih dan hijau, serta dapat menetapkan standar agar diikuti kota-kota lainnya.
"Dengan ini, saya sangat berharap, bahwa ini akan memotivasi kita untuk meningkatkan kinerja lingkungan kita dan menginspirasi orang lain untuk berbagi praktik terbaik di seluruh dunia. Oleh karena itu, saya ingin menegaskan kembali bahwa kolaborasi yang kuat adalah kunci untuk menjembatani kesenjangan dan untuk bergerak maju dengan cara yang lebih harmonis," ungkap melalui pernyataan resmi, Jumat (22/10/2021).
Baca Juga: Simak! Bukti Konkret Jokowi Mantap Ingin Buang Migas dan Batu Bara
Siti menjelaskan, Indonesia juga telah memiliki program serupa yang disebut Adipura. Penghargaan yang diberikan kepada kota-kota yang memenuhi kriteria lingkungan tertentu.
Tidak hanya sebagai kota yang bersih dan hijau, tetapi juga berhasil menunjukkan upaya yang signifikan dalam mengelola limbah domestiknya, serta mempromosikan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah. "Tiga kota dari Indonesia yang menerima penghargaan hari ini termasuk di antara yang telah menerima penghargaan Adipura," terang Siti.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi menyampaikan ASEAN bangga mengakui kota-kota yang mendapat penghargaan ESC Award dan Certificate of Recognition tahun ini. Menurutnya, kota-kota tersebut telah memprioritaskan pengarusutamaan kebijakan dan program pembangunan yang ramah lingkungan.
(nng)
Lihat Juga :