Harga Komoditas jadi Pendorong IHSG, Simak Rekomendasi Saham Pilihan
Senin, 25 Oktober 2021 - 07:26 WIB
Harga komoditas global bakal mendorong pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
JAKARTA - Pengamat Pasar Modal Oktavianus Audi mengatakan, harga komoditas global bakal mendorong pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (25/10/2021).
Meskipun harga sejumlah komoditas bergerak turun dalam sepekan terakhir, Audi meyakini penguatan bakal kembali berlanjut mengingat kebutuhan permintaan akhir tahun dan musim dingin.
"Sebenarnya ada sedikit keuntungan untuk Indonesia ketika harga komoditas reli, karena kalau dilihat dari data ekspor, kalau kita bandingkan dari tahun-tahun sebelumnya, sebenarnya kenaikan ekspor non-migas ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan khususnya di komoditas batu bara," kata Audi kepada MNC Portal Indonesia (MPI), dikutip Senin (25/10/2021).
Baca juga: IHSG Menguat, Waspadai Koreksi Saham Perbankan Pekan Depan
Membahas tren kenaikan harga komoditas energi khususnya batu bara, Audi mencermati sudah terjadi tren kenaikan yang cukup signifikan dan bakal membuka peluang terjadinya koreksi.
"Memang dengan tren kenaikan yang sudah signifikan sekali terutama dari awal tahun, bahkan ada sentimen intervensi dari pemerintah China bakal sangat berpengaruh sekali," bebernya.
Baca juga: Punya Duit Rp2.767 Triliun, Bernard Arnault Paling Tajir Sedunia
Meskipun harga sejumlah komoditas bergerak turun dalam sepekan terakhir, Audi meyakini penguatan bakal kembali berlanjut mengingat kebutuhan permintaan akhir tahun dan musim dingin.
"Sebenarnya ada sedikit keuntungan untuk Indonesia ketika harga komoditas reli, karena kalau dilihat dari data ekspor, kalau kita bandingkan dari tahun-tahun sebelumnya, sebenarnya kenaikan ekspor non-migas ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan khususnya di komoditas batu bara," kata Audi kepada MNC Portal Indonesia (MPI), dikutip Senin (25/10/2021).
Baca juga: IHSG Menguat, Waspadai Koreksi Saham Perbankan Pekan Depan
Membahas tren kenaikan harga komoditas energi khususnya batu bara, Audi mencermati sudah terjadi tren kenaikan yang cukup signifikan dan bakal membuka peluang terjadinya koreksi.
"Memang dengan tren kenaikan yang sudah signifikan sekali terutama dari awal tahun, bahkan ada sentimen intervensi dari pemerintah China bakal sangat berpengaruh sekali," bebernya.
Baca juga: Punya Duit Rp2.767 Triliun, Bernard Arnault Paling Tajir Sedunia
Lihat Juga :