Terjebak Macet di Kota Roma, Sri Mulyani Pilih Jalan Kaki Menuju Hotel

Senin, 01 November 2021 - 07:52 WIB
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Kepemimpinan Indonesia dalam G20 Dihormati

Carla bercerita mengenai sejarah fountain yang dibangun pada tahun 1760 dan ada cerita menarik bahwa arsitek yang membangun tempat tersebut terus menerus dikritik oleh tukang potong rambut (barber) yang berlokasi di depan fountain tersebut.

Arsitek tersebut memutuskan untuk membangun pot bunga besar di depan fountain, menghadap tempat tukang cukur rambut sehingga dia tidak bisa lagi melihat air mancur dan tidak lagi perlu berkomentar mengenainya.

"Kemacetan lalu lintas memberikan manfaat untuk jalan kaki dan menikmati sedikit kota Roma," pungkas Sri Mulyani.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!